Korban dan Suaminya

Media sosial kembali digemparkan dengan kabar dari cucu seorang komedian senior, Mpok Nori yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Cipayung. Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, cucu Mpok Nori tersebut adalah korban pembunuhan yang terjadi pada momen lebaran 2026 di Jakarta Timur.

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian di masyarakat luas serta memicu berbagai spekulasi mengenai motif dan pelaku di balik kejadian tersebut. Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap fakta yang terjadi.

Keluarga besar korban dikabarkan sangat sedih atas insiden ini dan berharap keadilan dapat segera ditegakkan oleh aparat berwenang secara adil. Ucapan belasungkawa terus datang dari masyarakat dan rekan artis yang mengenal keluarga tersebut dan memberikan dukungan moral yang sangat tulus.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan terutama saat momen perayaan besar lebaran. Masyarakat kini mendesak pihak berwenang agar dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

Kronologi Penemuan Jenazah

Awal mula kasus ini terungkap karena kecurigaan ibu Dewintha setelah mendatangi rumah korban pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Kecurigaan ibunya muncul ketika dirinya melihat rumah putrinya terkunci dari dalam dan kondisi korban yang tak bisa dihubungi oleh keluarga.

Karena pintu rumah korban yang tak kunjung terbuka, saudara korban kemudian memutuskan untuk menerobos masuk ke dalam rumah melalui jendela. Setelah masuk kedalam rumah korban, betapa terkejutnya saudara korban ketika menemukan korban tergeletak di lantai dan sudah berlumuran dengan darah.

Pihak keluarga segera melaporkan penemuan jenazah korban langsung ke Polsek Cipayung dan Polres Metro Jakarta Timur agar bisa dilakukan penyelidikan. Setelah polisi tiba di TKP, jenazah korban sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi sebelum dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

Tim penyidik kepolisian yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan penyelidikan untuk menemukan bukti dan mengetahui identitas pelaku. Namun, dari sejumlah saksi yang diperiksa polisi menyebut bahwa suami siri korban sering bertengkar, termasuk sehari sebelum Dwhinta ditemukan tewas.

Rekaman CCTV

Rekaman CCTV

Setelah melakukan proses penyelidikan yang panjang, Jejak pelarian RFTJ alias FD (49) terlacak hingga kawasan Puncak, Bogor, sesaat setelah pembunuhan. Polisi menduga bahwa pria warga negara asing tersebut berupaya kabur usai menghabisi nyawa istrinya, Dewhinta Anggary (37), cucu dari Mpok Nori.

Setelah mendapatkan identitas pelaku, pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku tak lama setelah jasad korban ditemukan di dalam kamar. Sebelum kejadian tragis itu terungkap, aktivitas mencurigakan pelaku ternyata terekam kamera CCTV, memperlihatkan gerak gerik pelaku ketika mengamati situasi sekitar.

Kakak korban yang bernama Dian Puspitasari (40), menyebut pelaku terlihat bolak-balik di sekitar kontrakan, seolah memastikan kondisi aman sebelum melancarkan aksinya. Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang sekitar pukul 00:03 WIB dengan membawa senjata tajam dan keluar dari rumah korban pukul 00:09 WIB.

Pisau yang diduga digunakan pelaku dalam pembunuhan itu sempat disembunyikan oleh pelaku di kontrakannya sebelum akhirnya ditemukan oleh pihak kepolisian. Sejumlah warga juga mengaku sempat melihat adanya pertengkaran antara pelaku dan korban beberapa hari sebelum korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Hubungan Pelaku dan Korban

Dwintha Anggary atau Anggi berusia 37 tahun merupakan cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori yang wafat pada 3 April 2015. Sebagai anak dari salah satu anak Mpok Nori ia tumbuh dalam keluarga besar yang menjaga tradisi Betawi hangat dan selalu.

Dwintha Anggary bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sehingga memiliki banyak teman serta aktivitas sosial yang cukup padat setiap hari. Kondisi tersebut memicu kecemburuan mantan suaminya hingga hubungan rumah tangga mereka memburuk dan berakhir pada perceraian awal Februari 2026 lalu.

Setelah perceraian tersebu, Anggi diketahui aktif dalam kegiatan sosial dan pekerjaan serta menjalin hubungan baik dengan rekan kerja lingkungan sekitar. Namun kabar yang beredar menyebutkan adanya konflik pribadi yang belum sepenuhnya selesai sehingga menimbulkan ketegangan dalam kehidupan pribadinya belakangan ini.

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan pihak keluarga, korban adalah seorang perempuan pekerja keras yang bersosialisasi serta memiliki peran penting lingkungan keluarga dan pekerjaan sehari hari. Kisah hidupnya kini menjadi sorotan publik seiring kasus tragis yang menimpanya dan diharapkan memberikan pelajaran penting bagi masyarakat luas sekitar.

Motif Pelaku

Polisi mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku terhadap cucu Mpok Nori berinisial DA (37) yang diduga dipicu masalah asmara. Atas perbuatannya, pelaku sudah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya. Kasus juga masih dilakukan pengembangan agar kasus terang benderang.

Baca Juga: Usut Pelaku Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus