Air Canada (1)

Insiden kecelakaan udara kembali menjadi perbincangan publik setelah tabrakan terjadi di landasan pacu LaGuardia Airport, Amerika Serikat, Minggu (23/3/2026) malam. Sebuah pesawat dari maskapai Air Canada Express dilaporkan bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran saat sedang proses operasional di bandara.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pejabat setempat, insiden kecelakaan pesawat tersebut menyebabkan pilot dan kopilot serta dua penumpang menjadi korban. Insiden ini terjadi ketika pesawat Air Canada yang dioperasikan Jazz Aviation menabrak sebuah kendaraan penyelamat yang dikerahkan untuk menangani insiden lain.

Setelah insiden kecelakaan pesawat terjadi, pihak pengelola bandara langsung mengambil langkah cepat dengan menutup sementara jalur dan memfasilitasi tanggap darurat. Penutupan sementara landasan pacu yang terdampak dilakukan agar proses penyelidikan secara menyeluruh bisa dilakukan dengan mudah oleh pihak-pihak yang berkaitan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Dua orang petugas pemadam yang sedang berada di mobil pemadam kebakaran dilaporkan cedera setelah bertabrakan dengan pesawat. Mereka diketahui sedang bertugas untuk mengatasi keluhan bau tak dikenal yang berasal dari kokpit yang dilaporkan oleh pesawat lain.

Kronologi Kecelakaan

Air Canada

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh otoritas bandara, insiden ini bermula ketika pesawat mendarat dan melaju di landasan dengan kecepatan tinggi. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk pemadam kebakaran sedang melintasi landasan setelah mendapat izin untuk merespons insiden lain di area bandara.

Komunikasi darurat yang dilakukan oleh pengawas lalu lintas udara Bandara LaGuardia sempat terdengar, berisi peringatan agar kendaraan tersebut segera berhenti. Namun, waktu yang sedikit menyebabkan tabrakan tidak terhindarkan hingga menyebabkan Benturan keras di jalur taksi, menyebabkan bagian depan pesawat mengalami kerusakan.

Dampak yang diakibatkan oleh tabrakan sangat signifikan, Kokpit pesawat dilaporkan hancur seketika akibat benturan, sementara kendaraan pemadam kebakaran terbalik dan terseret di landasan. Situasi di dalam kabin berubah menjadi panik setelah para penumpang pesawat mengalami guncangan hebat dan sebagian terlempar dari kursi mereka.

Tim darurat yang disediakan oleh pihak bandara segera menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi korban dalam pesawat. Operasional bandara sempat dihentikan total selama beberapa jam sebelum akhirnya dibuka kembali secara terbatas setelah proses penanganan awal selesai dilakukan.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan pesawat yang terjadi di Bandara LaGuardia masih dalam penyelidikan oleh National Transportation Safety Board (NTSB). Namun, berdasarkan indikasi awal penyebab terjadinya kecelakaan mengarah pada faktor koordinasi dengan menara di landasan antara pesawat dan kendaraan darurat.

Berdasarkan informasi sementara, kendaraan pemadam diketahui telah mendapatkan izin untuk melintas, sementara pesawat juga berada dalam fase pendaratan aktif. Kondisi ini mengindikasikan kemungkinan miskomunikasi atau kegagalan prosedur pengendalian lalu lintas udara yang menyebabkan sedikitnya waktu reaksi yang dibutuhkan.

Selain masalah komunikasi pihak bandara, faktor waktu reaksi yang sangat singkat menjadi salah satu penyebab utama tabrakan tidak dapat dihindari. Beberapa saksi juga menyebut pendaratan yang terasa keras sebelum tabrakan, meskipun belum ada konfirmasi apakah faktor teknis pesawat turut berkontribusi.

Korban Kecelakaan

Insiden kecelakaan pesawat tragis yang terjadi di Bandara LaGuardia menyebabkan dua orang pilot yang berada di kokpit pesawat meninggal dunia. Identitas salah satu korban kecelakaan diketahui adalah seorang pilot muda asal Kanada yang sedang menjalani karier di dunia penerbangan komersial.

Selain korban jiwa, puluhan penumpang dan awak mengalami luka-luka dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga luka berat. Beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit dan petugas pemadam yang berada di dalam kendaraan dilaporkan mengalami cedera.

Kecelakaan pesawat ini sendiri menjadi salah satu insiden paling serius yang pernah terjadi di Bandara LaGuardia dalam beberapa dekade terakhir. Tidak hanya itu, insiden kecelakaan ini bahkan mengakhiri catatan keselamatan panjang tanpa kecelakaan fatal di Bandara LaGuardia, New York City.

Setelah insiden tabrakan pesawat terjadi, otoritas bandara langsung menutup operasional sementara untuk memastikan keamanan area dan kelancaran evakuasi. Investigasi menyeluruh dilakukan untuk mengevaluasi prosedur keselamatan, terutama terkait koordinasi antara pesawat dan kendaraan darurat di landasan.

Reputasi Bandara LaGuardia

Bandara LaGuardia yang terletak di wilayah Queens merupakan bandara tersibuk ketiga di New York, melayani sekitar 33,5 juta penumpang pada 2024. Bandara ini baru saja menyelesaikan proyek renovasi besar senilai 8 miliar dollar AS (sekitar Rp 135 triliun) pada 2024.

Renovasi dilakukan untuk memperbarui infrastruktur lama bandara, termasuk terminal dan akses jalan yang tersedia agar bandara bisa diakses dengan mudah. Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat juga mencatat sejumlah kecelakaan udara mematikan, termasuk tabrakan antara pesawat penumpang dan helikopter militer

Selain itu, sejumlah insiden dan nyaris kecelakaan juga dilaporkan terjadi saat pesawat berada di darat, menambah kekhawatiran terhadap keselamatan operasional. Menanggapi insiden tabrakan pesawat ini, otoritas penerbangan AS, Federal Aviation Administration, langsung mengeluarkan perintah penghentian seluruh penerbangan atau ground stop.

Baca Juga: Pentagon Ajukan Anggaran Tambahan Dalam Perang Timur Tengah