Keberhasilan pembangunan 100 sekolah rakyat mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto, karena hasil yang berhasil di capai berada di luar perkiraan. Atas upaya yang telah dilakukan oleh jajaran Kabinet Merah Putih dalam membangun serta mengoperasikan sekolah rakyat, Prabowo menyampaikan rasa terimakasihnya.
Program ini pertama kali digagas pada bulan Februari 2025, namun para menteri Kabinet Merah Putih baru merealisasikan program tersebut pada Juli 2025. Dalam tahap pembangunan sekolah rakyat, ia tidak memaksa seluruh menterinya untuk terlalu berfokus pada program tersebut, karena ia paham tantangannya.
Ia menganggap program ini tidak mudah untuk direalisasikan, karena masih memerlukan penganggaran serta mencari lokasi strategi untuk membangun sekolah rakyat. Selama masa perencanaan hingga tahap pembangunan program sekolah rakyat Prabowo mengungkapkan ada banyak tantangan yang dihadapi oleh seluruh anak buahnya.
Program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan seluruh anak di Indonesia ini mendapatkan banyak tanggapan positif masyarakat kalangan menengah kebawah. Tujuan utama dari pembangunan sekolah rakyat adalah untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas kepada anak yang berasal dari keluarga miskin.
Sempat Diragukan
Selama tahap perencanaan pembangunan sekolah rakyat, Prabowo sempat ragu ketika menerima laporan terkait waktu yang dibutuhkan untuk membangun sekolah rakyat. Ia meragukan laporan yang diberikan oleh anak buahnya karena ia tau tantangan yang akan dihadapi ketika merancang sebuah program baru.
Namun ia tidak menyangka bahwa program ini bisa direalisasikan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan oleh Kabinet Merah Putih. Prabowo menjelaskan, hasil ini bisa tercapai sebab ada upaya dari menteri-menteri Kabinet Merah Putih yang terus bekerja tanpa libur demi memenuhi target.
Prabowo menjelaskan, hingga September 2025 pemerintah sudah merencanakan untuk membangun 65 sekolah rakyat yang nantinya akan membantu anak dari keluarga miskin mendapatkan akses pendidikan. Ia memuji seluruh menteri Kabinet Merah Putih yang sudah membantunya dalam merancang program sekolah rakyat dengan waktu yang sangat singkat.
Prabowo berharap agar pembangunan bisa menembus 200 sekolah hingga tahun 2026, agar anak di Indonesia semakin mudah mendapatkan akses sekolah. Dari banyaknya program yang dirancang oleh pemerintah saat ini, sekolah rakyat ini menjadi salah satu prioritas utama yang akan dikembangkan.
Arahan Prabowo
Kepada seluruh guru yang akan mengajar di sekolah rakyat, Prabowo meminta agar mereka bisa membina dan mendidik seluruh siswa dengan baik tanpa pengecualian. Tugas tersebut dinilai sangat penting agar bisa menyiapkan tunas muda bangsa yang berpendidikan untuk memutus rantai kemiskinan di masa depan.
Seskab Jadi Duta Sekolah Rakyat
Sekretaris Kabinet (Seskab) Merah Putih, Teddy Indra Wijaya, didaulat oleh guru dan kepala sekolah rakyat untuk menjadi Duta Sekolah Rakyat. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam acara pembekalan pada Jumat (22/8/2025).
Penunjukkan Mayor Teddy dilakukan pada laporan acara pembekalan guru dan kepala sekolah rakyat yang dilaksanakan di Jl-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Para guru dan kepala sekolah rakyat meminta pemerintah untuk menyediakan regulasi yang akan memulai tahapan awal dalam penyelenggaraan sekolah rakyat.
Semua pihak yang hadir dalam acara tersebut setuju bahwa Seskab Teddy nantinya akan didaulat mengambil posisi sebagai duta sekolah rakyat. Dalam acara tersebut, Gus Ipul berterima kasih kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto atas kerja kerasnya.
Gus Ipul menegaskan, kedua tokoh berpengaruh di Indonesia tersebut sudah melakukan banyak hal yang sangat membantu dalam pengoperasian sekolah rakyat. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada jajaran Kementerian Keuangan yang telah membantu perencanaan anggaran untuk membangun serta menjalankan sekolah rakyat.
Investasi Jangka Panjang Pemerintah
Menanggapi program sekolah rakyat, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan menjelaskan program ini adalah investasi jangka panjang. Budi menilai program ini akan membantu pemerintah untuk merealisasikan gagasan Indonesia emas 2045 melalui sektor pendidikan dan membangunan SDM berkualitas.
Masalah pendidikan merupakan permasalahan yang sudah ada di Indonesia sejak dahulu, namun pemerintah belum merencanakan program apapun untuk bisa mengatasinya. Oleh karena itulah, dengan hadirnya program sekolah rakyat ini, seluruh anak dari keluarga miskin bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Program ini hadir untuk menyelesaikan permasalahan akses pendidikan yang selama ini sulit didapatkan oleh anak dari keluarga miskin di Indonesia. Program sekolah rakyat ini direncanakan akan menjangkau wilayah terdepan, terluar, hingga tertinggal (3T), agar akses pendidikan di Indonesia bisa merata.
Pemerintah juga akan memastikan seluruh anak bangsa akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menuntut ilmu di sekolah rakyat tanpa pengecualian. Hal tersebut akan terus diupayakan demi mencetak generasi-generasi muda yang berpendidikan, serta untuk merealisasikan gagasan Indonesia Emas di Tahun 2045.
Baca Juga: Balita 3 Tahun Meninggal Sebab Infeksi Cacing pada Tubuhnya