Prabowo Acara SPPH Polri

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri bersamaan dengan pembentukan Gudang Ketahanan Pangan nasional. Presiden Prabowo Subianto menyelengarakan acara peresmian program pemerintah tersebut di kawasan Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar) pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kehadiran kepala negara di fasilitas negara tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan pemenuhan gizi dan ketahanan pangan dalam negeri. Pembangunan fasilitas ketahanan pangan nasional dianggap sebagai salah satu fondasi utama yang diperlukan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Suasana di sekitar lokasi peresmian yang telah ditetapkan oleh Prabowo terpantau sudah dipadati aparat keamanan sejak Prabowo tiba di lokasi. Beberapa anggota kepolisian juga telah bersiaga di sejumlah titik strategis untuk memastikan rangkaian kegiatan kenegaraan berlangsung dengan lancar dan aman.

Kendaraan Presiden tiba dengan pengawalan ketat sebelum Prabowo turun dari kendaraan dan disambut oleh Kapolri beserta jajaran pejabat utama Polri. Setibanya di lokasi peresmian, Prabowo mengaku sangat puas dengan kinerja Polri saat meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Polri.

Apa itu SPPG Polri?

SPPG Polri adalah sebuah unit layanan dapur umum di lingkungan Polri yang bertugas mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Unit ini dianggap sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program Presiden Prabowo untuk memenuhi gizi anak serta penguatan ketahanan pangan.

Dalam peremian SPPG Polri, Prabowo mengaku sangat gembira karena institusi seperti Polri sudah mengambil inisiatif dalam membantu program ketahanan pangan. Dalam kunjungannya, Prabowo bahkan menyebut Polri sebagai salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dalam berbagai bidang termasuk keamanan.

Prabowo bahkan tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena kinerja Polri yang telah membantu program MBG. Menurutnya langkah Kapolri yang ingin membantu negara dalam memenuhi gizi bagi anak-anak Indonesia merupakan sebuah tindakan yang layak mendapatkan pujian.

SPPG Polri diharapkan akan berupaya dalam mendukung program pemerintahan Prabowo dalam program Asta Cita sebagai kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Dengan diresmikannya SPPG Polri, Presiden Prabowo Subianto sudah berencana untuk memberikan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Listyo Sigit sebagai bentuk penghargaan.

Prabowo Tinjau Dapur SPPG

Prabowo Kunjungi SPPG Polri

Sebelum memasuki area dapur SPPG, Prabowo dan rombongannya terlebih dahulu mengenakan alat pelindung diri berupa masker dan sarung tangan yang sudah disediakan. Dengan perlengkapan yang ia kenakan, Prabowo meninjau langsung fasilitas dapur yang akan menjadi pusat pengolahan makanan bergizi untuk mendukung program MBG.

Kedartangan Prabowo menunjukkan perhatian Presiden terhadap standar higienitas, keamanan pangan, serta tata kelola produksi makanan yang diterapkan di fasilitas tersebut. Di dalam area pelayanan Prabowo juga sempat memeriksa ruang operasional, sistem distribusi bahan pangan, hingga mekanisme pengelolaan logistik yang terintegras.

Prioritaskan Standarisasi Mutu

Setelah mendapatkan pujian dari Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan prinsip zero accident pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang berasal dari pihaknya akan dupastikan untuk tetap memprioritaskan standarisasi mutu dan higienitas demi memastikan keamanannya.

Hal tersebut disampaikan Sigit kepada Prabowo dalam acara Peresmian & Groundbreaking 1.179 dan Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah. Jenderal Sigit mengatakan Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG di 2026 untuk membantu program MBG yang dirancang langsung oleh Presiden Prabowo.

Meski sudah berencana untuk membangun SPPG hingga akhir tahun 2026, apabila Prabowo memberikan arahan lebih lanjut, pihaknya akan menyesuaikan pembangunan. Hal tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pemenuhan gizi dan memastikan bertambahnya akses masyarakat penerima manfaat terhadap makanan bergizi dari pemerintah.

Sigit menegaskan bahwa standarisasi mutu dan keamanan pangan itu sangat penting dan ia akan selalu tegas kepada pihak yang berkaitan. Ia menyinggung sertifikasi laik higiene yang telah dimiliki oleh SPPG Polri sebelum memproduksi makanan bergizi yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Gudang Ketahanan Perkuat Logistik Nasional

Gudang ketahanan pangan yang diresmikan dalam kesempatan yang sama akan difungsikan sebagai pusat penyimpanan bahan dan distribusi bahan pangan strategis. Keberadaan gudang penyimpan bahan makanan ini diharapkan bisa menjaga stabilitas pasokan, terutama dalam situasi darurat maupun untuk mendukung program sosial.

Peresmian gudang penyimpanan bahan pangan tersebut diproyeksikan akan memperkuat fondasi sistem logistik nasional yang telah lama diinginkan oleh Presiden Prabowo. Dengan dukungan fasilitas penyimpanan yang memadai dan ditambahnya sistem distribusi terintegrasi, pemerintah berharap alur pasokan bahan pangan dapat lebih terkendali.

Kedatangan Prabowo ke acara peresmian SPPG Polri dan pembentukan gudang ketahanan pangan nasional turut menjadi perhatian pegawai dan warga sekitar. Sejumlah masyarakat yang menyaksikan dari kejauhan dengan pengamanan berlapis yang membatasi area steril di sekitar kepala negara terlihat sangat antusias.

Untuk memastikan acara berjalan dengan lancar dan aman, aparat keamanan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional saat iring-iringan melintas. Arus kendaraan sempat dialihkan untuk menghindari kepadatan sebelum kemudian dibuka kembali secara bertahap setelah rombongan Presiden meninggalkan lokasi acara peresmian.

Baca Juga: Prabowo Geram Atas Gejolak Pasar Modal Akibat Laporan MSCI