Tanggal 14 Februari umumnya dikenall sebagai tanggal yang memperingati berbagai acara penting baik dalam skala nasional maupun dalam skala internasional. Dari banyaknya hari peringatan di tanggal 14 Februari, masyarakat umumnya hanya mengetahui bahwa 14 Februari adalah hari yang dikenal sebagai Hari Valentine.
Meski tangggal 14 Februari hanya dikenal sebagai hari valentine, sebenarnya masih terdapat beberapa peringatan lain yang diperingati pada hari ini. Tidak hanya di Indonesia saja, berbagai belahan dunia juga memperingati hari ini sebagai momen penting untuk mengenang berbagai peristiwa bersejarah.
Keunikan tanggal 14 Februari tercermin dari perpaduan tiga sistem kalender yang berbeda sehingga menjadikan tanggal ini sangat unik dan spesial. Dalam kalender Jawa, hari ini jatuh pada 25 Syaban 1959 (Dal), sedangkan dalam penanggalan Hijriah, hari yang sama bertepatan dengan 25 Ruwah 1447 H.
Di balik narasi romansa, terdapat nilai pengorbanan dan keberanian besar yang menjadi salah satu fondasi penting bagi kemerdekaan Republik Indonesia. Secara internasional, tanggal 14 Februari juga memperingati berbagai isu kemanusiaan, kesehatan, dan lingkungan yang signifikan dan selalu dikenang oleh masyarakat.
Hari Valentine

Tanggal 14 Februari tentunya masyarakat akan mengingat perayaan kasih sayang atau valentine day yang sangat mendunia ini memiliki sejarah panjang. Hari valentine berakar dari tradisi gereja Katolik pada tahun 496 Masehi dan dikenal sebagai dengan tujuan untuk menghormati para martir.
Perayaan valentine menggantikan festival kuno Lupercalia yang dianggap brutal dengan kisah menceritakan seorang pendeta yang menikahkan pasangan tentara secara rahasia. Tujuan pendeta tersebut menikahkan pasangan tentara tersebut secara rahasia adalah demi memperjuangkan kekuatan cinta di tengah larangan kaisar saat itu.
Sampai saat ini masyarakat merayakan Hari Valentine dengan berbagai cara mulai dari makan malam romantis hingga melakukan pertunangan yang mewah. Selain itu, pemberian hadiah seperti kartu ucapan, cokelat, dan bunga mawar menjadi simbol universal untuk menunjukkan kasih sayang kepada kekasih.
Namun sekarang ini hari valentine tidak terbatas pada pasangan saja, kini teman serta anggota keluarga juga bisa mengungkapkan rasa kepedulian. Meskipun hari valentine hanya berlangsung setahun sekali, semangat untuk menyebarkan cinta diharapkan bisa tetap hidup dalam interaksi sehari-hari sepanjang tahun.
Hari Film Sedunia
Akademi Seni dan Ilmu Pengetahuan Layar Lebar juga menetapkan Tanggal 14 Februari sebagai waktu khusus untuk menghargai kekuatan cerita visual. Global Movie Day atau Hari Film Sedunia pertama kali diadakan pada tahun 2020 untuk merayakan kemampuan menghubungkan manusia melalui karya seni.
Melalui setiap adegan serta alunan musik, karya seni dinilai mampu menyentuh hati serta pikiran jutaan penonton di seluruh penjuru dunia. Pencinta sinema biasanya merayakan hari ini dengan membagikan kenangan tentang film pertama yang mereka tonton di bioskop atau pengalaman lainnya.
Tidak hanya itu , beberapa orang juga bernostalgia dengan film yang menceritakan kisah film animasi dan memberikan kesan saat masa kecil. Penggemar film dihimbau untuk memotret momen spesial mereka saat menonton dan mengunggahnya ke media sosial menggunakan tagar khusus sebagai dukungan.
Berbagai elemen karya mulai dari penulisan naskah hingga tata suara bekerja sama untuk menghidupkan narasi yang mampu menginspirasi banyak orang. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa film itu bukan sekadar hiburan semata melainkan sarana kuat yang melampaui batas budaya serta waktu.
Hari Memberi Buku Dunia
Definisi kasih sayang tidak hanya tentang perasaan tetapi juga tentang berbagi ilmu pengetahuan kepada sesama melalui gerakan literasi yang unik. International Book Giving Day atau Hari Memberi Buku Internasional mendorong setiap orang untuk memberikan buku kepada anak-anak dengan akses minim.
Hari membagikan buku ini di inisiasi oleh Amy Broadmoore pada tahun 2012 untuk menanamkan rasa cinta membaca sejak usia dini. melalui tindakan nyata yang sederhana, tanggal 14 Februari dikenang sebagai hari dimana setiap orang bisa mendapatkan kebebasan untuk mengakses buku.
Untuk berpartisipasi dalam hari berbagi buku, masyarakat bisa mendonasikan buku baru maupun bekas ke perpustakaan atau yayasan amal yang membutuhkan. Relawan dari 44 negara sering mengorganisir acara ini dengan mendongeng atau membagikan buku gratis di lingkungan sekitar mereka secara mandiri.
Momen ini menjadi sangat spesial karena dianggap bisa menggabungkan semangat berbagi kasih sayang dengan upaya meningkatkan kecerdasan generasi masa depan. Buku sering dianggap sebagai jendela dunia yang mampu membuka wawasan luas bagi setiap pembacanya tanpa memandang latar belakang ekonomi atau pendidikan.
Hari Pemberontakan PETA
Tidak hanya secara global, tanggal 14 Februari juga dikenang sebagai tanggal dimana jiwa patriotisme bangsa Indonesia saat melawan penjajah Jepang. Hari Pemberontakan PETA ditetapkan untuk mengenang keberanian Shodanco Supriyadi yang memimpin pasukannya mengibarkan bendera Merah Putih di Blitar tahun 1945.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas perlakuan penjajah yang memberlakukan kerja paksa dan merampas hasil pertanian rakyat secara paksa. Pertempuran sengit meletus ketika penjajah dari Jepang mengerahkan tank dan pesawat udara untuk mengepung serta menghalau gerakan pasukan patriot tersebut.
Meskipun kekuatan militer musuh terbilang sangat besar, semangat nasionalisme para prajurit PETA tidak pernah goyah dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Banyak dari mereka akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Militer Jepang demi mempertahankan kedaulatan tanah kelahiran mereka sendiri.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dibuat Kesal Karena Dibohongi Pedagang Es Gabus

