Media sosial kembali dikejutkan dengan kabar kecelakaan maut yang terjadi di KM 93 Tol Cipularang, Purwakarta yang menuju arah Jakarta. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 10 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun hingga menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan 7 lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang banyak beredar di media sosial, insiden kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 20.18 WIB, Kamis, 5 Maret 2026. Insiden mengenaskan tersebut terjadi ketika arus lalu lintas sedang padat dari arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di kawasan Sukatani Purwakarta.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan setidaknya sebanyak 10 kendaraan yang sedang melaju sehingga menyebabkan membuat jalur tersebut sempat tak bisa dilintasi. Setelah tabrakan terjadi, pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Jabar, PJR Tol Cipularang, Polres Purwakarta, dan Jasa Marga melakukan olah TKP.
Serangkaian penyelidikan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan dan untuk mengevakuasi kendaraan dan para korban tabrakan maut tersebut. Petugas kepolisian bahkan menggunakan teknologi pemindaian 3D untuk mengilustrasikan kronologi sebelum tabrakan terjadi untuk memudahkan proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Kronologi Kecelakaan Maut Beruntun
Berdasarkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menduga insiden kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang disebabkan oleh sebuah truk kontainer. Hal tersebut disimpulkan polisi setelah pengemudi truk kontainer yang bernama Cahya mengaku bahwa kendaraan yang ia kendarai mengalami rem blong.
Kepada petugas kepolisian, Cahya mengaku bahwa truk kontainer yang ia kemudikan tidak dapat dikendalikan ketika sedang melintas di Tol Cipularang. Akibat rem kendaraannya blong, Chaya kehilangan kendali atas truk kontainernya dan berakhir dengan menabrak beberapa kendaraan yang berada di depannya.
Berdasarkan informasi yang telah dipublikasi, kecelakaan tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sekitar pukul 20.18 WIB. Tabrakan bermula ketika kondisi arus lalu lintas sedang melambat bahkan berhenti beberapa saat sebelum truk menabrak beberapa kendaraan didepannya.
Beberapa kendaraan yang tertabrak oleh truk kontainer yang mengalami rem blong bahkan sempat terpental beberapa kali sebelum menabrak kendaraan lain. Akibat insiden kecelakaan beruntun yang terjadi, arus lalu lintas di Jalan Tol Cipularang arah Jakarta menjadi terhambat selama beberapa jam.
Polisi Olah TKP

Polisi dari Ditlantas Polda Jabar, PJR Tol Cipularang, Polres Purwakarta, dan Jasa Marga melakukan olah TKP di KM 93B Tol Cipularang, wilayah Sukatani, Purwakarta. Langkah antisipasi ini diambil oleh pihak kepolisian usai insiden tabrakan beruntuntun yang menyebabkan terhentinya arus lalu lintas di Tol Cipularang.
Tim penyidik kepolisian menggunakan teknologi pemindaian 3D untuk mengilustrasikan kronologi sebelum, saat, hingga setelah kejadian untuk mempermudah proses penyelidikan. Selain itu, tim gabungan tersebut juga memetakan posisi terakhir seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut untuk memastikan jumlah korban.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP sementara mengungkap sejumlah dugaan penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Dugaan pertama karena kendaraan berjenis truk kontainer mengalami masalah pada sistem pengereman yang menyebabkan kendaraan tersebut menabrak kendaraan di depannya.
Selain masalah teknis pada sistem pengereman truk tersebut, Raydian menyebut pihaknya menemukan adanya pelanggaran terkait jumlah muatan yang dibawa truk tersebut. Dugaan terakhir, polisi mencatat adanya perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi sebelum kecelakaan terjadi alibat sebuah truk mogok.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Untuk mengungkap adanya pelanggaran dalam insiden tabrakan ini, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan ke perusahaan yang membiarkan truk tersebut mengangkut muatan berlebihan. Tim penyidik nantinya akan mendalami kemungkinan setiap unsur kelalaian dari pihak perusahaan angkutan terkait muatan berlebih (overload) yang dibawa truk tersebut.
Korban Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho menyatakan bahwa kecelakaan tersebut setidaknya melibatkan sekitar 9 kendaraan yang sedang melintas. Ia juga menjelaskan ada tiga korban meninggal dunia diketahui berada di dalam kendaraan pick up Suzuki bernomor polisi B 9718 VAF.
Selain menyebabkan tiga korban yang dinyatakan meinggal dunia, insiden tersebut juga menyebabkan 7 orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat. Seluruh korban yang terlibat dalam insiden kecelakaan segera dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.
Dua korban yang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut beruntun ini merupakan seorang pengemudi pick up bersama kenet nya. Seluruh kendaraan yang terlibat dalam insiden kecelakaan maut ini telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur untuk kepentinga penyelidikan lebih lanjut.
Akibat insiden kecelakaan ini arus lalu lintas di Tol Cipularang menuju arah Jakarta sempat terhambat karena jalan yang terhalang kendaraan rusak. Petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi seluruh kendaraan rusak yang menghalangi jalan agar jalan tol dapat kembali digunakan.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK di Bulan Ramadhan

