Selebgram Nabilah

Pengguna media sosial digemparkan dengan kabar yang viral setelah seorang selebgram yang bernaa Nabilah O’Brien ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Kasus ini mencuat ke publik setelah Nabilah diketahui mengunggah sebuah rekaman CCTV terkait dugaan pencurian yang terjadi di restoran miliknya.

Kasus ini pertama kali diketahui oleh netizen setelah Nabilah O’Brien memberanikan diri untuk menyampaikan curhatannya melalui akun Instagram miliknya @nabobrien. Dalam curhatannya, ia mengaku sudah lima bulan dirinya merasa sangat takut sebagai korban pencurian dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Setelah dirinya memberanikan diri menyampaikan curhatan melalui media sosial, Nabilah langsung mendapatkan banyak dukungan dari para fansnya dan rekan artis. Atas dasar tersebut, Nabilah meminta Komisi III DPR RI hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan keadilan kepada dirinya.

Sementara itu, laporan perihal unggahan rekaman CCTV ke media sosial akan ditangani langsung oleh Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Siber Bareskrim Polri. Pihak kepolisian menegaskan, bahwa kedua laporan yang masuk memiliki materi perkara, objek, serta lokasi aduan berbeda sehingga masih harus diselidiki.

Kronologi Kasus Pencurian

Kasus dugaan pencurian ini pertama kali bermula ketika seorang wanita yang diduga tak sabar menunggu masuk ke area dapur restoran. Hal tersebut sebenarnya dilarang oleh pihak manajemen restoran bibi kelinci milik Nabilah, pengunjung tersebut kemudian memaki kepala staf dapur restoran.

Berdasarkan kabar yang beredar, ibu-ibu yang menerobos area dapur tersebut sudah menunggu selama 30 menit dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran. Tidak lama setelah ibu-ibu tersebut masih hingga membuat kericuhan, seorang pria yang menemaninya juga ikut masuk ke area dapur restoran.

Setelah masuk ke dapur pria tersebut langsung menunjuk-nunjuk staf dapur bahkan sampai memukul lemari pendingin yang menyebabkan beberapa staf ketakutan. Tidak lama setelah membuat keributan, pasangan tersebut langsung pergi membawa 11 bungkus makanan dan 3 minuman yang masih belum dibayar.

Melihat pasangan tersebut mencoba untuk membawa makanan tanpa membayar, seorang staf restoran tersebut sempat mengejar mereka sampai ke area parkir. Staf tersebut kemudian menagih pembayaran sebesar Rp 530.000 kepada pasangan tersebut, namun mereka justru mengancamnya sebelum melarikan diri dengan makanan yang dicuri.

Nabilah Mengaku Ketakutan

Selebgram Nabilah (1)

Karena kericuhan yang terjadi di restoran miliknya terekam CCTV, Nabilah O’Brien selaku pemilik mengunggah rekaman CCTV tersebut ke media sosial. Rekaman tersebut ia bagikan dengan tujuan untuk mendapatkan jejak kedua pelaku yang mengambil makanan dan minum tanpa membayar terlebih dahulu.

Namun setelah ia membagikan rekaman CCTV ke publik, polisi justru menetapkan Nabilah O’Brien sebagai tersangka meski ia menjadi korban pencurian. Dalam pengakuannya di akun instagram @nabobrien, ia mengaku bahwa dirinya lebih memilih untuk bungkam selama lima bulan karena merasa sangat ketakutan.

Nabilah bahkan mengakui bahwa dirinya pernah diminta untuk mengakui bahwa rekaman CCTV yang ia bagikan ke media sosial adalah sebuah fitnah. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa dirinya pernah diminta uang sebesar Rp 1 miliar sebagai biaya damai dan ganti rugi atas pelanggaran yang ia lakukan.

Selebgram sekaligus pemilik restoran bibi kelinci tersebut juga mengaku telah melakukan segala upaya untuk membela diri agar dirinya bisa dibebaskan. Karena selalu diteror, Nabilah mengaku bahwa dirinya pernah meminta Komisi III DPR RI dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memberikannya kepastian hukum.

Tanggapan Pihak Kepolisian

Setelah pengakuan Nabilah O’Brien ke media sosial terkait penetapan statusnya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri viral, pihak kepolisian langsung memberikan tanggapan. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan pihaknya sampai saat ini masih mendalami kasus yang menarik perhatian publik tersebut.

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan ke publik, Nabilah dilaporkan oleh pasangan suami istri berinisial Z dan E yang diduga mengambil makanan tanpa bayar. Dalam kasus ini, pasangan suami istri tersebut terlebih dahulu diproses dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Menteng karena mencuri makanan.

Andiko menjelaskan, dalam kasus ini terdapat dua konstruksi peristiwa karena adanya laporan yang saling diajukan oleh masing-masing pihak yang terlibat. Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa proses pendalaman masih berlangsung sehingga perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik segera setelah selesai diselidiki.

Ia menambahkan bahwa tim penyidik sampai saat ini masih mempelajari kedua peristiwa yang dilaporkan tersebut untuk memastikan laporan yang benar. Setelah menjadi perbincangan di media sosial, kasus ini sekarang mendapatkan perhatian publik sehingga mengharuskan pihak kepolisian mengambil langkah yang transparan.

Duduk Perkara

Perkara pertama dalam kasus ini adalah adalah dugaan tindak pidana pencurian atau Pasal 363 KUHP yang ditangani Polsek Mampang Prapatan. Lalu, pada 30 September 2025, ZK dan ESR melaporkan Nabilah ke Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran UU ITE, pencemaran nama baik, dan fitnah.

Baca Juga:  Viral! Pengemudi Mobil Calya Lawan Arah Diamuk Massa