Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul melakukan kunjungan resmi ke Istana Negara, Jakarta untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Thailand di berbagai bidang.
Pertemuan kedua pemimpin negara tersebut berlangsung dalam suasana hangat dengan agenda membahas kerja sama ekonomi perdagangan investasi serta isu kawasan. Kedua pihak juga menegaskan pentingnya upaya dalam memperkuat hubungan kerja sama dalam menghadapi tantangan regional dan global yang terus berkembang.
Selain membahas hubungan bilateral, kunjungan ini turut menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama di sektor keamanan, pariwisata dan ketahanan pangan. Pemerintah dari kedua negara berharap komunikasi yang semakin erat antara Indonsia dan Thailand mampu memberikan manfaat bagi masyarakat masing-masing negara.
Kunjungan resmi Thailand ke Indonesia mendapat perhatian luas karena dianggap menjadi salah satu agenda diplomasi penting di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dan Thailand berkomitmen untuk menjaga hubungan yang konstruktif sekaligus memperkuat peran bersama dalam mendorong stabilitas serta pertumbuhan ekonomi regional.
PM Thailand Tiba di Jakarta
PM Thailand, Anutin Charnvirakul tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Minggu, 3 Agustus 2026, Pukul 16:15 WIB. Ia melakukan kunjungan resmi selama dua hari di Indonesia dan kedatangannya merupakan bagian dari agenda penguatan hubungan bilateral antara kedua negara.
Setibanya di Jakarta, Anutin beserta rombongannya disambut oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia serta pejabat lain sebelum melanjutkan agenda kenegaraan. Penyambutan Anutin di Pangkalan Halim Perdanakusuma dilakukan sesuai protokol diplomatik bagi kepala negara sahabat yang melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.
Pada Senin 4 Agustus 2026 pagi, Anutin dijadwalkan mengikuti upacara penyambutan resmi di Istana Negara sebelum melakukan pertemuan bilateral Prabowo. Kedua pemimpin tersebut dijadwalkan untuk membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi serta ketahanan pangan di masing-masing negara.
Selain pertemuan tingkat tinggi, kunjungan tersebut juga diisi dengan penandatanganan dokumen kerja sama strategis Indonesia Thailand periode 2026 hingga 2030. Pemerintah Indonesia dan Thailand berharap agar hasil pertemuan keduanya mampu mempererat kemitraan sekaligus meningkatkan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan ASEAN.
Agenda Latihan Militer Bersama
Dalam pertemuan kedua pemimpin tersebut, Indonesia dan Thailand sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan dengan menyelenggarakan sesi latihan militer bersama. Petinggi militer dari kedua negara berharap kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil pembahasan dalam pertemuan bilateral antara Prabowo dan Anutin.
Latihan bersama tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan operasi gabungan, serta meningkatkan interoperabilitas antarpasukan serta mempererat hubungan militer Indonesia dan Thailand. Kedua negara juga menilai hubungan kerja sama pertahanan sebagai salah satu poin terpenting untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan ASEAN.
Selain latihan militer kedua pihak juga berkomitmen memperluas kerja sama dalam bidang pendidikan militer pertukaran personel serta pengembangan kapasitas pertahanan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan dan koordinasi antara angkatan bersenjata Indonesia dan Thailand dalam jangka panjang sebagai negara sahabat.
Pemerintah Indonesia dan Thailand menegaskan kerja sama pertahanan yang semakin erat diharapkan dapat mendukung stabilitas kawasan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman keamanan. Jadwal pelaksanaan latihan bersama beserta rincian teknis akan dibahas lebih lanjut oleh otoritas pertahanan kedua negara sebelum diumumkan ke publik.
PM Thailand Berikan Medali Kehormatan

Dalam kunjungannya, PM Thailand Anutin Charnvirakul menyerahkan medali kehormatan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian kunjungan resminya ke Istana Negara. Penghargaan tersebut diberikan oleh Anutin kepada Prabowo sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Prabowo dalam mempererat hubungan kerja sama kedua negara.
Dalam sambutannya, Anutin menyebut Presiden Prabowo adalah tokoh ikonik dalam dunia militer yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia Tenggara. Ia juga menyampaikan bahwa banyak prajurit Thailand yang mengagumi kepemimpinan serta pengalaman militer Prabowo selama bertugas di dunia pertahanan nasional.
Penyematan medali kehormatan berlangsung di hadapan delegasi kedua negara dan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan bilateral Indonesia Thailand. Momen tersebut dinilai mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Thailand sekaligus penghormatan terhadap kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang ia terima dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Thailand. Kedua negara berharap kemitraan Indonesia dan Thailand dapat memperkokoh hubungan antarnegara dengan tujuan untuk mnjaga stabilitas dari negara ASEAN.
Jamuan Makan
Usai rangkaian pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto menjamu Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dalam jamuan makan resmi di Istana Negara. Suasana berlangsung hangat sebagai simbol persahabatan sekaligus penghormatan terhadap hubungan diplomatik kedua negara yang terus berkembang.
Jamuan tersebut juga dihadiri para menteri serta anggota delegasi dari Indonesia dan Thailand untuk melanjutkan pembahasan kerja sama. Momen tersebut juga dimanfaatkan kedua pihak untuk mempererat hubungan personal sekaligus memperkuat komitmen kemitraan strategis di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Kaesang Resmi Umumkan akan Maju Dalam Pileg Tahun 2029

