Presiden Prabowo Subianto melantik Chairul Tanjung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara Jakarta pada 2 Oktober 2026. Chairul dilantik bersama sejumlah tokoh lain yang mengisi jajaran Wantimpres dalam pemerintahan Prabowo untuk menjalankan tugas pertimbangan kepada Presiden negara.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P/2026 tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia secara resmi pemerintah. Chairul Tanjung sebelumnya dikenal sebagai pengusaha dan pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pelantikan Chairul menambah susunan Wantimpres yang terdiri dari tokoh dengan latar belakang pemerintahan, pengusaha, akademisi, agama, dan organisasi masyarakat. Chairul membawa pengalaman panjang di bidang ekonomi dan dunia usaha yang sebelumnya dijalankan melalui berbagai perusahaan serta organisasi bisnis nasional.
Dalam pemerintahan sebelumnya, Chairul pernah dipercaya memimpin Komite Ekonomi Nasional sebelum kemudian menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 2014. Setelah dilantik, Chairul menjalankan peran sebagai anggota Wantimpres bersama tokoh untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden sesuai tugas kelembagaan yang berlaku.
Profil Chairul Tanjung

Chairul Tanjung merupakan pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai pendiri CT Corp serta pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Ia lahir di Jakarta pada 18 Juni 1962 dan membangun perjalanan kariernya melalui dunia usaha sejak masih berkuliah hingga kini.
Pendidikan dasar Chairul Tanjung ditempuh di SD Van Lith Jakarta hingga 1975, kemudian dilanjutkan ke SMP Van Lith Jakarta negeri. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia bersekolah di SMA Negeri I Boedi Oetomo Jakarta dan lulus pada tahun 1981 secara resmi.
Setelah tamat SMA, Chairul melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 1987 dengan baik sekali. Semasa kuliah, ia mulai menjalankan berbagai usaha kecil seperti berjualan buku, membuka jasa fotokopi, serta menjual kaus kepada mahasiswa lain.
Chairul kemudian mengikuti pendidikan Executive IPPM untuk memperoleh gelar Master of Business Administration pada 1993 setelah menyelesaikan studi sarjananya resmi. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian perjalanan sebelum Chairul mengembangkan bisnisnya hingga membangun kelompok usaha besar bernama CT Corp Indonesia.
Hadir ke Istana Negara
Chairul Tanjung hadir di Istana Negara Jakarta pada Jumat siang untuk mengikuti rangkaian pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres oleh Prabowo. Kehadirannya menjadi perhatian karena Chairul termasuk tokoh yang masuk dalam susunan anggota Wantimpres baru untuk pemerintahan Prabowo tahun ini.
Dalam agenda tersebut Chairul mengenakan setelan jas lengkap dan terlihat bersama sejumlah tokoh lain yang juga dipanggil ke Istana Negara. Ia kemudian mengikuti prosesi pelantikan bersama anggota lainnya setelah Presiden membacakan keputusan pengangkatan Wantimpres secara resmi pada sore hari ini.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara Jakarta dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh dari berbagai latar belakang profesional dan sosial. Chairul Tanjung menjadi salah satu anggota yang dilantik setelah sebelumnya dikenal sebagai pengusaha dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.
Setelah pelantikan selesai Chairul resmi menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kehadirannya di Istana menandai dimulainya peran baru dalam lingkungan pemerintahan setelah memperoleh kepercayaan untuk bergabung dalam lembaga pertimbangan Presiden tersebut.
Dilantik Bersama Wakil Watimpres
Presiden Prabowo Subianto melantik Chairul Tanjung dan Hatta Rajasa dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres di Istana Negara Jakarta. Chairul dilantik sebagai anggota, sementara Hatta Rajasa dipercaya menjadi Wakil Ketua Wantimpres dalam prosesi berlangsung Jumat 2 Oktober 2026 resmi.
Pelantikan tersebut digelar berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026, yang mengatur pengangkatan keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia. Hatta Rajasa sebelumnya tiba di Istana dan menyatakan dirinya menerima tawaran Presiden untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Wantimpres tersebut itu.
Julukan Si Anak Singkong
Chairul Tanjung dikenal luas dengan julukan “Si Anak Singkong” yang menggambarkan perjalanan hidupnya dari keluarga sederhana hingga menjadi pengusaha. Julukan tersebut semakin populer setelah kisah perjalanan hidupnya dituangkan dalam buku biografi berjudul “Chairul Tanjung, Si Anak Singkong” yang diterbitkan nasional.
Julukan tersebut menggambarkan latar belakang Chairul yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sederhana dan memiliki perjalanan hidup penuh perjuangan. Sejak muda, Chairul telah terbiasa berusaha mencari penghasilan sendiri melalui berbagai kegiatan bisnis untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kehidupan keluarganya.
Perjalanan tersebut kemudian membentuk karakter Chairul dalam menjalankan berbagai usaha hingga berkembang menjadi pengusaha nasional dengan jaringan bisnis luas. Berbagai pengalaman masa muda menjadi bagian penting dari kisah kehidupannya sebelum membangun CT Corp dan mengembangkan sejumlah sektor bisnis besar Indonesia.
Nama “Si Anak Singkong” kemudian melekat sebagai identitas populer Chairul Tanjung karena menggambarkan kesederhanaan serta perjuangannya mencapai kesuksesan melalui kerja keras. Kisah tersebut membuat perjalanan Chairul banyak dibahas sebagai contoh transformasi kehidupan dari kondisi sederhana menuju dunia usaha Indonesia modern.
Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Resmi Diberhentikan dengan Hormat

