Insiden kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania yang berada di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Kebakaran yang terjadi di apartemen mewah tersebut mengakibatkan kepulan asap tebal berwarna hitam pekat membumbung tinggi dari lantai dua bangunan.
Kepulan asap hitam tebal tersebut langsung memicu kepanikan luar biasa bagi para penghuni apartemen maupun para pekerja yang berada di area tersebut. Sebanyak ratusan orang penghuni apartemen dan pekerja langsung berhamburan memadati area terbuka yang berada di sekitar apartemen untuk menyelamatkan diri.
Beruntung lokasi kantor pemadan kebakaran yang berada tepat di depan apartemen, petugas pemadam kebakaran langsung bergegas untuk melakukan proses pemadaman. Selain itu, petugas pemadam kebakaran juga melakukan proses evakuasi bagi para penghuni apartemen yang masih terjebak di dalam unit apartemennya.
Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan insiden kebakaran di Apartemen Mediterania langsung mendatangi lokasi untuk membantu petugas pemadam kebakaran mengamankan lokasi. Pihak kepolisian juga menurunkan tim penyelidik yang ditugaskan untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda salah satu apartemen mewah di Jakbar tersebut.
Kronologi Kebakaran
Insiden kebakaran yang terjadi di apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026) terjadi sangat cepat. Insiden tersebut juga memicu kepanikan penghuni yang berada di apartemen serta beberapa pekerja yang sedang berada di sekitar apartemen tersebut.
Kebakaran yang terjadi di apartemen mewah tersebut bermula sekitar pukul 07:15 WIB, tidak lama setelah aktivitas pagi apartemen dimulai. Salah satu pekerja yang berada di lokasi menyebut, situasi saat itu masih normal sebelum tiba-tiba muncul tanda-tanda salah satu unit kebakaran.
Dalam keterangannya, pekerja tersebut menjelaskan jika dirinya sudah mula bekerja pukul 07:00 WIB, namun sekitar pukul 07:15 WIB ia melihat kepulan asap tebal. Ia menduga api berasal dari salah satu unit yang berada di lantai dua gedung tersebut dan dengan waktu singkat menyebar.
Karena kondisi tersebut, ia menyebut para penghuni maupun pekerja langsung berhamburan mencari jalan keluar gedung untuk menyelamatkan diri dari api. Kepanikan juga sempat terjadi di sekitar apartemen karena asap hitam tebal yang dengan cepat memenuhi beberapa bagian bangunan sekitar apartemen.
Reaksi Cepat Pemadam Kebakaran
Komandan Regu (Danton) Damkar Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo menyebutkan laporan awal diterima dari warga sekitar pukul 07:31 WIB. Menindaklanjuti laporan dari warga, beberapa petugas pemadam kebakaran langsung mengambil langkah cepat menuju lokasi kebakaran yang sebelumnya dilaporkan oleh warga.
Tim pertama sampai di lokasi sekitar pukul 07:36 WIB dan segera memulai operasi pemadaman pada pukul 07:40 WIB. Dalam tahap awal untuk memadamkan api, sebanyak 13 unit kendaraan pemadam dan sebanyak 65 personel pemadam dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Namun setelah melihat kondisi kebakaran yang terjadi di lapangan, jumlah personel dan kendaraan pemadam kebakaran ditambah untuk mempercepat proses pemadaman. Total kendaraan yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Apartemen Mediterania menjadi 22 unit dan jumlah personel yang mencapai 110 orang.
Joko menyebutkan jika proses pemadaman berlangsung dengan intensif sebab petugas pemadaman berusaha untuk mencegah api merambat ke bagian lain gedung. Karena upaya tersebut, api berhasil dilokalisir dalam waktu yang relatif cepat dan tidak sampai merambat ke bangunan lain di sekitar gedung.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan penyebab kebakaran di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat disebabkan oleh gangguan sistem kelistrikan di area basement. Menurut Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, dugaan awal penyebab kebakaran itu dilaporkan langsung oleh petugas keamanan apartemen tersebut.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh petugas keamanan apartemen, sebelum kebakaran sudah terjadi konsleting listrik di bagian panel lantai 1 basement. Petugas keamanan yang bertugas saat itu langsung menghubungi unit pemadam kebakaran terdekat begitu alarm di Apartemen Mediterania Jakarta Barat berbunyi.
Proses Evakuasi Korban Kebakaran

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan setidaknya terdapat 34 korban setelah terjadi insiden kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania. Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan korban terdiri dari 10 korban luka bakar, 11 perempuan dan 8 laki-laki dievakuasi.
Dalam proses evakuasi, Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi seorang penghuni apartemen yang meminta pertolongan kepada petugas dengan cara yang tidak biasa. Korban diketahui memberikan sinyal kepada para petugas dengan cara minta tolong melalui tulisan di kausnya dan dilempar dari jendela apartemen.
Sinyal tersebut dikirimkan melalui kaus panjang berwarna krem yang dilemparkan ke arah petugas melalui unit yang berada di Tower C. Ketika dibentangkan oleh petugas pemadam kebakaran, sinyal minta tolong tersebut berisi kata-kata Tower C 33 GK, dua orang, Iwan + bayi.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi para korban dari ruangan tersebut, meski kondisi mereka tidak disampaikan secara detail. proses evakuasi penghuni apartemen yang dilakukan oleh petugas pedaman berlangsung cukup lama dan masih terus berlangsung hingga pukul 11.30 WIB.
Baca Juga: Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong Wanita ke Bagian Tengah

